Saat ini, ada banyak pernyataan yang meremehkan mengatakan bahwa Bitcoin telah mendapatkan banyak perhatian. Penggunaannya meningkat dan daftar negara yang menggunakan Bitcoin terus bertambah. 

Sekarang, Bitcoin digunakan dalam kehidupan sehari-hari di negara berkembang. Negara-negara ini membuktikan kepada kita bahwa Bitcoin lebih dari sekedar investasi dan melalui apa yang mereka lakukan, kita bisa melihat bagaimana Bitcoin digunakan—menyebabkan penggunaan Bitcoin dalam level yang baru. 

Tanpa basa-basi lagi, mari kita lihat negara-negara yang memimpin perubahan tersebut: 

Negara-negara pengguna Bitcoin yang patut diperhatikan

1. Nigeria

Bukan rahasia lagi bahwa Nigeria telah lama menjadi pelopor penggunaan Bitcoin. Menurut penelitian dalam “Into the Cryptoverse Report” terbaru karya KuCoin, 33,4 juta orang Nigeria telah memiliki atau memperjualbelikan mata uang kripto—ini setara dengan 35% tingkat adopsi di antara orang-orang yang berusia 18 hingga 60 tahun. 

Selain itu, menurut laporan tersebut, 52% (sekitar 17,3 juta orang) orang Nigeria telah mendistribusikan lebih dari setengah kekayaannya  ke dalam aset seperti Bitcoin. 70% dari seluruh investor itu bahkan ingin meningkatkan cakupannya di ruang mata uang kripto sebelum akhir tahun. 

Salah satu alasan utama di balik tingkat penggunaan yang tinggi adalah akses terbatas yang dimiliki orang-orang ke layanan keuangan tradisional—hal ini menyebabkan Nigeria dinobatkan sebagai “negara yang tingkat penggunaan Bitcoin dan mata uang kripto per kapita tertinggi di dunia.” Tidak ada negara lain di dunia yang melakukan jual beli Bitcoin lebih banyak dari Nigeria—menurut Ijeoma Ndukwe, ini secara langsung berkorelasi dengan “hilangnya kepercayaan pada bentuk investasi yang lebih tradisional.

2. Kenya

Menurut laporan dari TripleA, 8,5% dari semua warga Kenya—sekitar 4,5 juta orang—saat ini memiliki mata uang kripto. Negara ini menduduki peringkat teratas untuk volume jual beli pada platform pengguna-ke-pengguna dan kelima di dunia untuk total aktivitas mata uang kripto. 

Dari semua negara-negara di Afrika, Kenya menduduki peringkat pertama dalam hal kepemilikan dan transaksi yang berkaitan dengan blockchain. Faktanya, pada Januari 2018, kepemilikan Bitcoin di Kenya bertanggung jawab atas lebih dari 2% PDB negara tersebut

Secara umum, Kenya adalah salah satu negara Bitcoin terbesar di dunia, seperti yang ditunjukkan dalam hasil pencarian—dengan nilai minat pencarian Bitcoin 94,7% dan menempati peringkat sepuluh besar dalam pencarian Google khusus untuk topik “mata uang kripto”. 

3. El Salvador

Pada tahun 2021, El Salvador menjadikan Bitcoin sebagai alat pembayaran yang sah di negara tersebut. Presiden Nayib Bukele, mengumumkan bahwa keputusan ini dibuat untuk meningkatkan keuangan masyarakatnya serta membuat layanan keuangan lebih mudah diakses oleh publik. 

Sejak itu, Bukele telah beberapa kali menyatakan bahwa keputusan ini membantu mengangkat perekonomian, membuat layanan keuangan lebih mudah diakses, dan banyak lagi. Mei 2022 lalu, presiden bahkan mempromosikan penggunaan Bitcoin oleh negara-negara berkembang pada pertemuan tahunan Alliance for Financial Inclusion (AFI). 

4. Vietnam

Vietnam, dari hari ke hari, semakin berkembang menjadi rumah bagi Bitcoin di dunia. Pada Global Crypto Adoption Index 2021—laporan yang bertujuan untuk memberikan pengukuran objektif tentang negara mana yang memiliki tingkat penggunaan mata uang kripto tertinggi”—Vietnam menempati peringkat pertama di antara 154 negara dengan nilai 1,0 dari 1,0. Sebagai perbandingan, negara tetangga seperti Thailand dan China masing-masing mendapat skor 0,17 dan 0,16, serta Amerika Serikat di urutan terakhir dengan skor 0,22. D tempat kedua adalah India, dengan nilai 0,37—jarak yang sangat besar dengan Vietnam. 

Negara-negara seperti Vietnam menunjukkan kepada kita bahwa Bitcoin bisa menjadi lebih dari sekadar investasi. Peringkatnya dalam indeks ini menjadi berita utama karena jelas bahwa mereka berfokus pada warga biasa (melalui metrik dan survei on-chain) dibandingkan dengan investor institusi yang lebih besar (yang kemungkinan akan dipimpin oleh Amerika Serikat). 

Mengapa penggunaan Bitcoin meningkat di negara-negara ini

Sekarang kita tahu siapa pahlawan di balik meningkatnya penggunaan Bitcoin, mari kita lihat beberapa alasan mengapa mereka menggunakan teknologi seperti ini.

Sebuah alternatif untuk mata uang yang sedang tidak stabil

Berkali-kali, Bitcoin telah membuktikan dirinya sebagai penyimpan nilai yang layak, menjadikannya alat yang sempurna bagi orang-orang yang tidak ingin kehilangan nilai uangnya. Jika, misalnya, Anda tinggal di negara dengan tingkat inflasi yang meningkat, mata uang kripto seperti Bitcoin dapat membantu mempertahankan nilai.

Berkat Bitcoin dan platform seperti Paxful, Anda dapat dengan mudah mengonversi uang, menggunakannya untuk transaksi di dunia nyata, dan bahkan berpotensi melihat nilai uang Anda bertambah seiring berjalannya waktu. 

Keandalan transaksi

Sebagai hasil dari penggunaan yang meningkat di seluruh dunia, semakin banyak bisnis yang mulai menerima Bitcoin sebagai alat pembayaran. Saat ini, tidak terlalu berlebihan untuk berpikir tentang membeli secangkir kopi artisanal, penerbangan ke tujuan pilihan, tiket konser artis favorit, dan lainnya dengan Bitcoin. 

Hal ini khususnya berlaku pada platform seperti Paxful yang memungkinkan Anda bertransaksi menggunakan lebih dari 350 opsi pembayaran. Sudah menemukan toko tempat Anda ingin membelanjakan Bitcoin, tetapi mereka belum menerimanya? Yang perlu Anda lakukan hanyalah mengonversi BTC menjadi salah satu dari banyak opsi pembayaran yang tersedia di Paxful dan menggunakannya untuk membayar. Bagian terbaiknya adalah Anda bahkan dapat memperoleh keuntungan dari konversi itu. 

Selain itu, dengan penambahan fitur seperti Lightning Network yang sekarang tersedia di beberapa dompet Bitcoin paling populer, proses penggunaan BTC untuk transaksi secara nyata kini lebih murah dan efisien. 

Membantu orang-orang yang tidak akses ke bank

Sistem perbankan tradisional memberikan keajaiban bagi siapa saja yang memiliki akses ke sana. Masalahnya adalah tidak semua orang memiliki jenis akses yang sama. Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada tahun 2020, lebih dari dua miliar orang di seluruh dunia tidak mendapatkan akses ke layanan ini. Pada dasarnya, ini berarti bahwa mereka secara otomatis didiskualifikasi dari berpartisipasi dalam transaksi yang dinikmati banyak orang di seluruh dunia. 

Karena sifatnya yang terdesentralisasi, Bitcoin memungkinkan siapa saja untuk berpartisipasi. Yang Anda butuhkan hanyalah koneksi internet yang stabil dan dompet Bitcoin. Pada platform seperti Paxful, Anda dapat mulai melakukan jual beli segera setelah membuat akun (yang hanya memerlukan alamat email atau nomor telepon). Dengan lebih dari 350 opsi pembayaran yang bisa dipilih, Anda dapat membeli Bitcoin dengan apa pun yang Anda miliki lalu menjualnya untuk mengkonversinya. 

Kemampuan untuk mendapatkan penghasilan tambahan

Bitcoin, selain kasus penggunaan sebenarnya, memberikan beberapa cara keapda setiap orang untuk mendapatkan penghasilan tambahan. Ada banyak strategi untuk dipilih seperti HODLing, jual beli harian, dan banyak lagi—yang perlu Anda lakukan hanyalah memilih satu yang sesuai dengan kebutuhan, dan Anda siap melakukannya. 

Contoh yang tepat untuk ini adalah Ishtaq, salah satu pengguna yang kami tampilkan selama kampanye Be the Change. Pada tahun 2020, dia hampir tidak bisa bertahan dan berjuang untuk mencari pekerjaan. Saat bertemu dengannya pada tahun 2021, dia telah memperjualbelikan lebih dari 300.000 USD dan memulai agensi pemasaran digitalnya sendiri. 

Dengan Paxful, Anda bebas memindahkan uang sesuka hati. Anda dapat membeli, menjual, menukar, menghasilkan, dan menyimpan, semuanya hanya dengan beberapa klik. 

Negara berkembang: Garis depan penggunaan Bitcoin

Melihat bagaimana negara-negara ini menggunakan Bitcoin, ini menunjukkan kepada kita betapa seluruh dunia perlu mengejar ketinggalan. Nigeria, Kenya, El Salvador, dan Vietnam menunjukkan kepada kita kenyataan bahwa Bitcoin bukan lagi sekedar kendaraan untuk mendapatkan keuntungan dari investasi. Bitcoin juga menjadi sesuatu yang dapat membantu jutaan orang di seluruh dunia. 

Sekarang, orang-orang di negara-negara tersebut menggunakan Bitcoin untuk transaksi yang lebih efisien, penyimpanan kekayaan, e-commerce, pengiriman uang, dan banyak lagi, sementara banyak orang di luar sana masih percaya bahwa itu semata-mata tentang harga. Kepada orang-orang itu, kami katakan: perhatikan baik-baik dan catat, karena masih banyak yang harus dipelajari tentang Bitcoin dari mereka yang telah menyadari semua potensinya.